Mengenal Lebih Lanjut Koperasi Syariah

Pengertian Dasar Koperasi Syariah

Koperasi Syariah dan Lembaga keuangan syariah (LKS) terdiri dari dua kelompok lembaga, yaitu lembaga keuangan berbentuk bank dan lembaga keuangan berbentuk non bank. Lembaga keuangan yang berbentuk bank mencakup Bank Umum Syariah (BUS) dan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS). Swdangkan lembaga keuangan yang bukan berbentuk bank adalah Unit Usaha Syariah (UUS) dan Bait al Mal wa Tamwil (BMT).

Berawal dari lahirnya Bank Muamalat Indonesia (BMI) sebagai sentral perekonomian yang bernuansa Islam, maka bermunculan lembaga-lembaga keuangan yang lain. Yaitu ditandai dengan tingginya semangat bank konvensional untuk mendirikan lembaga keuangan Islam yaitu Bank Syariah. Tetapi karena operasional bank syariah kurang menjangkau usaha masyarakat kecil dan menengah, maka muncul usaha dengan mendirikan lembaga usaha mikro seperti BPR Syariah dan BMT yang bertujuan untuk mengatasi hambatan operasional didaerah-daerah.

Sejarah Perkembangan

Perkembangan BMT cukup pesat, hingga akhir 2001 PINBUK (Pusat Inkubasi Bisnis Usaha Kecil) mendata ada ada 2938 BMT terdaftar dan 1928 BMT yang melaporkan Kegiatannya. Sampai dengan tahun 2003, jumlah BMT yang berhasil diinisiasi dan dikembangkan sebanyak 3.200 BMT dan tersebar di 27 Provinsi. Perkembangan tersebut membuktikan bahwa BMT sangat dibutuhkan masyarakat kecil dan menengah. Karena BMT didaerah sangat membantu masyarakat
dalam rangka pemenuhan kebutuhan ekonomi yang salling menguntungkan dengan memakai system bagi hasil.

Koperasi sebagai salah satu lembaga keuangan memiliki fungsi menghimpun dana masyarakat, dana yang telah terhimpun kemudian disalurkan kembali kepadamasyarakat. Dalam menjalankan aktifitas tersebut, koperai harus menjalankan sesuai dengan kaidah-kaidah yang berlaku,
utamanya adalah kaidah transaksi dalampengumpulan dan penyaluran dana menurut islam serta tidak bertentangan dengan tujuan koperasi. Praktek usaha koperasi yang dikelola secara syariah
telah tumbuh dan berkembang dimasyarakat serta mengambil bagian penting dalam memberdayakan ekonomi masyarakat. Di masyarakat telah bermunculan BMT yang bernaung dalam kehidupan payung hukum koperasi.

Koperasi merupakan syirkah baru yang diciptakan oleh para ahli ekonomi dan banyak sekali manfaatnya, yaitu memberi keuntungan kepada para anggota, memberi lapangan kerja bagi karyawannya, memberi bantuan keuangan dari sebagian hasil koperasi untuk membangun rumah ibadah serta dana sosial. Dengan demikian jelas bahwa koperasi ini tidak mengandung unsur kezaliman. Pengelolaannya demokratis dan terbuka (open management) serta membagi keuntungan atau kerugian kepada para anggota menurut ketentuan yang berlaku yang telah diketahui oleh seluruh anggota pemegang saham.

Baca Juga  Pembelian 1 Unit Sepeda Lipat Police Texas

Pandangan Ulama

Menurut pandangan para ulama, koperasi (syirkah ta’awuniyah) dalam islam adalah menggunakan akad Musyarakah, yakni suatu perjanjian kerjasama antara dua orang atau lebih, di satu pihak menyediakan modal usaha sedangkan pihak lain melakukan usaha atas dasar profit sharing menurut perjanjian. Dan diantara syarat sah musyarakah itu ialah keuntungan setiap tahun dengan persentase tetap kepada salah satu pihak dari musyarakah tersebut.

A. Syirkah al Amlak adalah dua orang atau lebih memiliki harta bersama tanpa melalui akad syirkah, syirkah dalam kategori ini terbagi menjadi:

  1. Syirkah Ikhtiyari (perserikatan dilandasi pilihan orang yang berserikat). Yaitu perserikatan yang muncul akibat keinginan dua orang atau lebih untuk mengikatkan diri dalam satu kepemilikan. Seperti dua orang yang bersepakat membeli suatu barang. Atau mereka menerima harta hibah dan wasiat.
  2. Syirkah Jabr adalah sesuatu yang ditetapkan menjadi milik dua orang atau lebih tanpa kehendak mereka. Seperti harta warisan yang mereka terima dari orang yang wafat. Harta syirkah dari orang yang meninggal dunia secara otomatis menjadi milik bersama para ahli warisnya

B. Syirkah al Uqud adalah syirkah yang akadnya disepakati dua orang atau lebih untuk mengikatkan diri dalam perserikatan modal dan keuntungan. Fuqaha‟ membagi al uqud kedalam beberapa jenis:

  1. Syirkah al inan syirkah atau kerja sama yang dilakukan antara dua orang atau lebih, dimana masing-masing pihak ikut memberikan dana, terlibat dalam pengelolaan dan berbagi keuntungan dan kerugian. Dalam syirkah al inan dana yang diberikan, kerja yang dilakukan, dan hasil yang diterima oleh masing-masing pihak tidak sama.
  1. Syirkah al Muwaffadlah adalah perserikatan yang modal semua pihak dan bentuk kerja sama mereka yang dilakukan baik kualitas dan kuantitasnya harus sama dengan keuntungan dibagi rata.
  2. Syirkah al Abdan (syirkah al A’mal) perserikatan dalam bentuk kerja (tanpa modal) untuk menerima pekerjaan secara bersama-sama dan berbagi keuntungan.
  3. Syirkah al Wujuh merupakan perserikatan yang dilakukan oleh dua orang atau lebih yang memiliki reputasi (dikenal baik) dikalangan masyarakat untuk hutang barang. Kemudian menjual dan membagi labanyasecara bersamasama dan menurut kesepakatan. Praktek dari syirkah jenis
    ini pada zaman sekarang mirip dengan praktek makelar. Dimana seseorang dipercaya seseorang untuk menjualkan barangnya, dan hasil dari penjualan tersebut dibagi sesuai dengan kesepakatan
Baca Juga  Sistem Perekonomian Islam - Part. 2
koperasi syariah

Prinsip Koperasi Syariah

Koperasi syariah menegakkan prinsip-prinsip ekonomi islam, sebagai berikut:

  1. Kekayaan adalah amanah Allah SWT yang tidak dapat dimiliki oleh siapapun secara mutlak.
  2. Manusia diberi kebebasan bermu’amalah selama bersama dengan ketentuan syariah.
  3. Manusia merupakan khalifah Allah dan pemakmur dimuka bumi.Menjunjung tinggi keadilan serta menolak setiap bentuk
  4. ribawi dan pemusatan sumber dana ekonomi pada segelintir orang atau sekelompok orang saja.

 

Info Koperasi Syariah Kaffah Trading Shar’i
Post Disclaimer

The information contained in this post is for general information purposes only. The information is provided by Mengenal Lebih Lanjut Koperasi Syariah and while we endeavour to keep the information up to date and correct, we make no representations or warranties of any kind, express or implied, about the completeness, accuracy, reliability, suitability or availability with respect to the website or the information, products, services, or related graphics contained on the post for any purpose. KSPPS Kaffah Trading Shar'i - Menuju Aceh Bebas Riba!

error: Content is protected !!